Tuesday, September 11, 2012
PENGORBANAN SEORANG SUAMI
Bismillaahir-Rahmaanir-Rahi
Selasa malam (1 Februari 2005), Setelah hujan lebat mengguyur Jakarta, gerimis masih turun. Saya pacu motor dengan cepat dari kantor disekitar Blok-M menuju rumah di Cimanggis-Depok.
Wednesday, August 29, 2012
"Lir Ilir, Tembang Para Wali Tanah Jawi"
Lir-ilir, lir-ilir, tandure wis sumilir.
Tak ijo royo-royo, tak senggo temanten anyar.
Cah angon, cah angon, penekno blimbing kuwi.
Lunyu lunyu, yo penekno, kanggo mbasuh dodotiro.
Dodotiro, dodotiro, kumitir bedhah ing pinggir.
Dondomono, jlumatono, kanggo sebo mengko sore.
Mumpung padhang rembulane, mumpung jembar kalangane.
Yo surako, surak hiyo.
Thursday, May 17, 2012
"BETAPA BERHARGANYA WANITA"
Ketika Tuhan menciptakan wanita, malaikat datang dan bertanya,
“Mengapa begitu lama menciptakan wanita, Tuhan?”
Tuhan menjawab,
“Sudahkah engkau melihat setiap detail yang saya ciptakan untuk wanita?” Lihatlah dua tangannya mampu menjaga banyak anak pada saat bersamaan, punya pelukan yang dapat menyembuhkan sakit hati dan keterpurukan, dan semua itu hanya dengan dua tangan“.
Malaikat menjawab dan takjub,
“Hanya dengan dua tangan? tidak mungkin!"
Tuhan menjawab,
“Tidakkah kau tahu, dia juga mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan bisa bekerja 18 jam sehari“.
MALAIKAT DALAM RUMAH KITA
Bismillahir-Rahmaanir-Rahii m.
Suatu ketika, seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia. Menjelang diturunkan, dia bertanya kepada Tuhan.
Para malaikat disini mengatakan bahwa besok engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana besok hidup saya disana ? saya begitu kecil dan lemah, kata si bayi.
Tuhan menjawab ” Aku telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu.
Tapi, di surga apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini cukup bagi saya untuk bahagia, demikian kata si bayi.
Tuhan pun menjawab ” Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia.
Si bayi pun bertanya kembali, dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu ?
Friday, March 23, 2012
Bangunan Tua yang Terlupakan
Memang mempesona, bangunan tua yang tinggal empat buah tiang jembatan itu masih berdiri kokoh, meskipun air bah dengan tumpukan kayu dan bambu menerjang tiang tersebut. Tiang tersebut berdiri kokoh sejak jaman penjajahan Belanda yang dibangun di dusun Pencol RT/RW:37/07 desa Napis kec.Tambakrejo, kab. Bojonegoro.















